JAKARTA, KOMPAS.com — Pelatih Jacksen F Tiago
mengungkapkan akan tetap melatih Persipura Jayapura pada Indonesia Super
League (ISL) 2014. Hal tersebut diputuskannya setelah negosiasi kontrak
bersama salah satu klub kasta kedua kompetisi China, Tiajin Sonjiang,
gagal mencapai kata sepakat.
Jacksen sebelumnya melatih timnas Indonesia selama lima bulan sejak Juni 2013. Namun, laga melawan Irak pada matchday kelima Grup C Piala Asia 2015 merupakan laga terakhirnya bersama skuad Merah Putih.
Manajemen
Persipura pun telah mengirimkan surat permohonan pengembalian Jacksen
kepada Badan Tim Nasional, Senin (18/11/2013). Posisi Jacksen di timnas
ditengarai akan digantikan oleh pelatih asal Austria, Alfred Riedl.
Sebelumnya,
sempat beredar kabar rumor kepindahan Jacksen ke China hanya merupakan
permainan belaka. Namun, Jacksen membantah kabar tersebut dengan
menunjukkan klausul kontraknya dengan Tianjin yang dinilainya cukup
memberatkan.
"Mereka (Tianjin) meminta saya berada di sana pada
12 Desember 2013. Mereka punya klausul bahwa dalam lima laga saya harus
mendapat minimal 12 poin, sedangkan tim itu punya sejarah tidak pernah
mencapai seperti ini. Lalu, ada klausul lagi kalau saya tidak mencapai
angka itu, gaji saya akan dipotong 50 persen dan saya ditempatkan
sebagai technical advisor," ungkap Jacksen di Jakarta, Selasa (19/11/2013) malam.
"Itu
yang menjadi pertimbangan saya untuk keberatan. Jadi, kemungkinan besar
saya akan tetap berada di tempat yang saya saat ini, yaitu di
Persipura. Saya juga selalu bilang saya tetap pelatih Persipura. Jadi,
sudah pasti saya lanjut di Persipura," tegasnya kemudian.
Jacksen
mengungkapkan, persoalan terbesar keberatannya ialah pada klausul
mencapai poin maksimal 12 dalam lima pertandingan. Selain itu, dia juga
mempertimbangkan usulan penempatan posisinya sebagai technical advisor yang dinilai cukup berat untuk dilakukan.
"Saya tidak tahu technical advisor
dan itu bekerjanya seperti apa. Itu bukan profesi saya. Saya melihat
analis pertandingan, mereka tidak pernah mencapai pertandingan seperti
itu. Apalagi, saya butuh adaptasi dengan bahasa, mengenal pemain,
setidaknya saya butuh waktu untuk beradaptasi di sana," kata Jacksen.
"Keputusan
sudah dibuat kemarin pada 14 November kita ketemu di China, makanya
Persipura kemarin mengirim surat. Saya sudah berharap waktu mereka
bermain pada 12 November di sana terjadi perubahan klausul. Tetapi,
perubahan itu tidak signifikan dan saya putuskan untuk tetap bertahan di
sini," tukasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar