ROMA, KOMPAS.com — Pelatih tim nasional Italia
Cesare Prandelli menegaskan bahwa Italia terlahir untuk menyerang. Dalam
Piala Dunia 2014 nanti, dia pun menyatakan akan menginstruksikan anak
asuhnya untuk berani memainkan pola permainan yang mengambil risiko.
"Untuk Piala Dunia, saya lebih memilih tim yang berani menerima
risiko di akhir daripada bertahan di belakang dan melindungi penjaga
gawang," katanya seperti dilansir Football Italia, Selasa (19/11/2013).
"Kami harus mempertahankan cara bermain sepak bola yang berkualitas
di lini tengah, dan Italia terlahir untuk menyerang. Jika tidak, kami
sama saja dengan tim-tim lainnya."
Dalam empat pertandingan terakhir, Italia selalu bermain imbang,
yakni saat bermain imbang 2-2 kontra Denmark dan imbang 2-2 kontra
Armenia pada dua laga terakhir fase grup babak Kualifikasi Piala Dunia,
bulan lalu. Kemudian, mereka juga bermain seri di dua laga uji coba
pekan ini, yakni saat bermain 1-1 kontra Jerman dan 2-2 kontra Nigeria.
Khusus saat melawan Nigeria, Senin (18/11/2013), Italia sebenarnya
cukup mendominasi permainan, terlihat dari penguasaan bola sebesar 58
persen. Mario Balotelli dkk juga melepaskan 28 tembakan, 11 di antaranya
tepat mengarah ke gawang Nigeria. Namun, sayang, banyaknya peluang tak
bisa dimanfaatkan oleh pemain-pemain Gli Azzurri untuk mencetak gol.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar