JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Konfederasi Sepak Bola
Asia (AFC), Salman Al-Khalifa, menilai Indonesia bisa jauh lebih
berprestasi di bidang sepak bola. Namun, menurut Salman, hal tersebut
dibutuhkan stabilitas dari Persatuan Sepak Bola Indonesia.
Hal
tersebut disampaikan Salman usai bertemu PSSI di Senayan, Sabtu
(16/11/2013). Salman didampingi oleh Sekjen AFC, Alex Soosay. Sementara
PSSI dihadiri seluruh anggota Komite Eksekutif termasuk Ketua Umum PSSI,
Djohar Arifin Husin.
"Indonesia sudah menujukkan tanda-tanda
baik seperti penampilan klub di level internasional, tim nasional, dan
prestasi tim nasional U-19. Saya yakin Indonesia bisa berkompetisi
dengan negara lain," jelas Salman.
PSSI memang sempat dilanda
konflik panjang menyusul munculnya dualisme di tubuh federasi dan liga.
Namun, konflik tersebut akhirnya bisa diatasi. Kinerja PSSI pun sudah
mulai terlihat pascakonflik seperti keberhasilan Indonesia menjurai
Piala AFF U-19 dan lolos ke Piala Asia U-19 Myanmar 2014.
Salman meminta PSSI tetap stabil. Dengan kestabilan, maka PSSI bisa berkonsentrasi mengembangkan potensi secara maksimal.
"Bagi
kita perlu waktu membenahi semua. Kita harus sabar. Semua masalah perlu
proses untuk membenahi secara maksimal. Jadi indonesia bisa kembali ke
trek," tutur pria asal Bahrain tersebut.
Dalam kesempatan itu, Salman menyatakan AFC siap memberikan dukungan kepada PSSI.
"Kami
akan terus membantu PSSI membenahi semuanya karena Indonesia memiliki
passion sangat besar. Kami yakin Indonesia bisa jauh lebih baik dari
sekarang. Namun, kami perlu mengetahui apa yang dibutuhkan PSSI," beber
Salman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar