JAKARTA, KOMPAS.com —
Pelatih tim nasional Indonesia, Jacksen F Tiago, mengaku bangga bisa
mendapat kesempatan melatih skuad Merah Putih selama lima bulan.
Menurutnya, hal tersebut adalah pengalaman luar biasa.
Laga
melawan Irak adalah pertandingan terakhir Jacksen bersama timnas
Indonesia. Pada pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung
Karno (SUGBK) itu, Indonesia harus mengakui keunggulan Irak dua gol
tanpa balas.
Jacksen mengaku awalnya berharap ingin memberikan
hasil positif di pertandingan terakhirnya tersebut. Namun, ia mengaku
tidak akan patah semangat dan tetap terus mendukung skuad Garuda meski
tidak akan menjadi pelatih lagi.
"Jelas, saya ingin pergi dalam
keadaan yang lebih baik lagi. Tetapi, kami tidak dapat memberikan kado
kepada masyarakat Indonesia. Secara keseluruhan, ini (melatih Indonesia)
adalah pengalaman yang luar biasa," ujar Jacksen saat jumpa pers di
SUGBK, Jakarta, Selasa (19/11/2013) malam.
"Saya sangat
bersyukur bisa menjadi bagian dari timnas Indonesia. Biasanya saya
disorot oleh masyarakat Papua saja, tetapi kali ini oleh seluruh rakyat
Indonesia. Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat dan juga PSSI
yang telah memberikan kesempatan seperti ini."
"Saya sempat
mengatakan, melatih Persipura adalah surga dan timnas adalah neraka.
Tetapi, sekarang saya katakan, Indonesia itu adalah surga. Saya sangat
nyaman bekerja di negara ini. Sayang, saya tidak bisa menyumbang hal
besar bagi Indonesia."
"Dari dulu saya bilang cita-cita saya
adalah melatih timnas Indonesia dan puji Tuhan luar biasa saya diberi
kesempatan ini dan merasa telah menjadi bagian dari negara ini. Meskipun
saya punya paspor Brasil, tetapi secara batin saya merasa sama seperti
kalian."
"Kapanpun saya diminta datang ke sini, saya akan terima
dengan senang hati. Saya merasa ini adalah kebanggan yang luar biasa.
Cuma sayang, saya belum bisa memberikan lebih," tambah Jacksen.
Lebih
lanjut, Jacksen juga memuji penampilan dan semangat para pemain timnas.
Menurut pelatih Persipura Jayapura itu, Boaz Solossa dan kawan-kawan
memiliki prospek cerah di masa depan jika terus mampu memperbaiki
kekurangan saat ini.
"Saya masih memiliki keyakinan bahwa tim
ini akan menjadi masa depan Indonesia. Saya yakin para pemain akan lebih
baik lagi. Tim ini punya prospek luar biasa, apalagi jika mereka
digabungkan dengan pemain-pemain muda di timnas U-23 yang menurut saya
bisa menjadi kekuatan tambahan," kata Jacksen.
"Saya sangat
bangga pihak Irak setelah pertandingan memberi pujian luar biasa kepada
pemain kami. Begitu juga dengan wasit. Saya mendengar kata-katanya, dia
sangat tulus. Saya berharap para pemain tidak terpukul dengan hasil ini
karena ini adalah sebuah proses. Terima kasih untuk semuanya,"
tambahnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar