LONDON, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Italia,
Cesare Prendelli, mengaku puas dengan duet Mario Balotelli dan Giuseppe
Rossi saat timnya bermain imbang 2-2 kontra Nigeria, Senin (18/11/2013).
Dalam pertandingan tersebut, gol pertama Italia tercipta hasil kerja
sama Balotelli dan Rossi.
"Rossi dan Balotelli berkali-kali
melakukan kombinasi. Kesalahan sangat fatal adalah saat kami unggul 1-0,
kami mencoba untuk memegang penguasaan dan mengubah gaya permainan.
Saat itu kami harusnya sudah menciptakan gol kedua," kata Prandelli
seperti dilansir Football Italia usai pertandingan.
Hal yang sama juga dikatakan Emanuelle Giaccherini, pemain yang mencetak gol kedua Italia dalam pertandingan tersebut.
"Mereka
berdua adalah penyerang berkelas dunia dan kami memiliki banyak
kualitas dalam serangan. Mereka sangat serasi," ujar gelandang
Sunderland ini.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion
Craven Cottage, Fulham, London, kedua tim bermain saling menyerang.
Prandelli menurunkan duet Balotelli dan Giuseppe Rossi di posisi depan.
Prandelli memainkan formasi 4-1-2-1-2, dengan Candreva sebagai playmaker dibelakang Rossi-Balotelli.
Italia
membuka keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-12 saat Rossi mencetak
gol memanfaatkan umpan terobosan dari Balotelli. Namun pada menit
ke-35, sundulan Dike yang memanfaatkan umpan Amoebi menyamakan kedudukan
menjadi 1-1. Nigeria berbalik unggul pada menit ke-39 saat tendangan
voli Amoebi mengubah papan skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Elang
Super.
Dua menit usai peluit tanda babak kedua dimulai, Italia
menyamakan kedudukan melalui Emanuelle Giaccherini. Gol tersebut menjadi
gol terakhir yang tercipta dalam pertandingan tersebut karena sampai
peluit tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap 2-2.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar